BERITAPENAJAM.Net, – Resesi atau penyerapan aspirasi rakyat dari anggota DPRD dari provinsi Kalimantan Timur Sesi pertama tahun 2020 telah selesai.

Pendalaman dilakukan selama 8 hari, mulai dari 12 Februari – 19 Februari 2020.

Salah satu anggota DPRD Provinsi Baharuddin Muin yang memimpin resesi di dua kabupaten, yaitu Kabupaten PPU dan Kabupaten Paser.

Dia mengatakan antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan rilis cukup tinggi.

"Alhamdulillah kita sudah selesai melaksanakan penyerapan aspirasi di PPU dan Paser, antusiasme warga cukup tinggi", kata Baharuddin kemarin, Kamis (20/2/2020)

Pria yang dikenal dengan senyum ramahnya itu juga mengungkapkan bahwa dia siap mengawasi semua aspirasi yang disampaikan oleh publik

"Insya Allah, kami siap berjaga, meski tidak semuanya bisa dicapai secara spontan, tetapi kami akan berusaha sesuai kemampuan kami," kata Baharuddin.

Dari resesi Sesi I, pada satu titik, ada keluhan yang dibuat oleh masyarakat, yang terkait dengan masalah ketenagakerjaan dan masalah yang terkait dengan fasilitas publik, seperti akses jalan dan sebagainya.

"Kemarin, di PPU, ada orang yang mengatakan bahwa masih ada ketidakseimbangan di tempat kerja, banyak perusahaan besar yang bekerja di sana, tetapi penyerapan tenaga kerja lokal masih rendah, sementara di Paser sendiri masyarakat mengeluhkan masalah dengan fasilitas umum, seperti perbaikan jalan, "tambahnya

Menanggapi hal ini, Baharudin Muin memastikan bahwa aspirasi masyarakat akan diteruskan ke pemerintah, dan kemudian mengikuti otoritas.

"Kami sudah mengakomodasi semuanya dan kami akan melakukan pemantauan di pleno," pungkasnya.

Perhatikan bahwa anggota Parlemen Provinsi Baharuddin Muin mengadakan pendalaman lima poin, yaitu Desa Penajam, Desa Sesulu, Desa Labangka Barat, Desa Pondong dan Desa Kerta Bumi. (BP1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here