BERITAPENAJAM.Net– Banyak orang melakukan diet dengan harapan mendapatkan bentuk tubuh yang lebih ideal. Sayangnya, kurangnya pengetahuan tentang cara makan yang benar dan seperti yang direkomendasikan, membuat banyak orang melakukan diet yang salah. Pola makan yang salah tidak akan membawa hasil dan manfaat. Sebaliknya, Anda bisa terpapar bahaya yang tidak terduga.

Berikut adalah berbagai kebiasaan makan yang sering terjadi dan Anda harus menghindarinya.

1. Tanpa sarapan

Melewatkan sarapan bukanlah diet yang disarankan. Alasannya adalah ini membuat Anda bisa makan lebih banyak dengan porsi besar di sore hari. Selain itu, melewatkan sarapan juga dapat menurun suasana hati dan meningkatkan risiko obesitas. Keseimbangan gula dan insulin dalam tubuh juga akan terganggu, sehingga tubuh akan selalu merasa lapar.

2. Abaikan kalori dalam minuman

Tahukah Anda bahwa minuman cepat saji mengandung kalori tinggi. Bahkan, minuman berlabel "jus buah" mungkin mengandung kalori dan gula yang sangat tinggi, sehingga Anda dapat meningkatkan asupan kalori harian Anda. Namun demikian. Ketika Anda melakukan diet, membatasi asupan kalori adalah hal yang harus dilakukan.

3. Makan terlalu banyak protein dan lemak

Membatasi asupan karbohidrat dan meningkatkan kelebihan protein dan lemak bisa berbahaya bagi tubuh. Kondisi ini dapat merusak ginjal dan meningkatkan kadar kolesterol, yang mengarah pada penyakit jantung dan stroke.

4. Makan tanpa garam

Diet bebas garam menjadi diet yang populer. Namun, konsumsi tanpa menambahkan sedikit pun garam justru bisa berbahaya bagi tubuh.

Karena tubuh masih membutuhkan asupan garam, terutama untuk produksi hormon tiroid, menjaga keseimbangan cairan tubuh, menjaga aktivitas sel saraf, kontraksi dan relaksasi otot, dan meningkatkan fungsi otak. Namun, asupan garam harian tidak boleh berlebihan. Garam berlebih juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, dan masalah ginjal.

5. Kurang serat

Diet dengan membatasi asupan kalori harian, tanpa disadari, juga mengurangi asupan serat harian. Faktanya, serat dibutuhkan untuk membantu Anda menurunkan berat badan, membuat Anda merasa lebih lama. Selain itu, serat juga berfungsi untuk membantu memperlancar pencernaan Anda.

6. Muntah kembali makanan yang dimakan

Kebiasaan memuntahkan makanan yang telah dikonsumsi secara paksa adalah gangguan psikologis yang bisa berbahaya. Selanjutnya, efek samping yang dialami cukup serius, seperti kulit dan rambut bosan, kerusakan kelenjar ludah, osteoporosis, gangguan menstruasi, gangguan irama jantung, sembelit, gangguan emosi.

7. Mengambil obat-obatan yang lemah tanpa pengawasan medis

Banyak orang menggunakan metode berbeda untuk menurunkan berat badan; termasuk minum obat penurunan berat badan tanpa pengawasan atau resep dari dokter. Ini biasanya sangat berbahaya, karena bahan-bahan dalam obat-obatan yang tidak aman sebenarnya dapat merusak organ-organ tubuh dan menyebabkan kematian.

Ketika Anda memberi makan dengan tidak tepat, tubuh Anda akan mengalami berbagai gejala penolakan, seperti:

  • Perut kembung yang tetap di sepanjang hari.
  • Sembelit atau diare.
  • Anda merasa lapar sepanjang waktu.
  • Suasana hati selalu buruk dan bahkan cenderung depresi.
  • Anda merasa lelah dan tanpa energi sepanjang hari.
  • Mudah didinginkan.
  • Mudah dilupakan.
  • Rentan terhadap penyakit.
  • Kulit menjadi lunak.
  • Bibir pecah-pecah
  • Rambut sedikit rontok.

Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan program diet saat ini. Langkah selanjutnya, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter akan memberikan perawatan dan perawatan terbaik sesuai dengan kondisinya.

Jadi apa diet yang aman dan sehat?

Diet yang aman dan sehat adalah diet yang menerapkan nutrisi seimbang. Gizi seimbang yang dimaksud adalah konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral setiap hari, dengan porsi dan program yang sesuai.

Juga, diet yang optimal tidak dilakukan dengan cepat atau instan. Tubuh harus beradaptasi dengan perubahan pola makan baru, sehingga hasilnya lebih lama dan berat badan tidak bertambah lagi.

Selain itu, diet seimbang bukan satu-satunya jenis makanan yang perlu diperhatikan. Cara memasak juga membutuhkan perhatian khusus, seperti mengurangi penggorengan dan lebih banyak merebus atau mengukus.

Tentu saja, agar diet Anda lebih aman dan hasilnya, konsultasikan terlebih dahulu dengan program diet yang akan Anda bawa ke ahli gizi Anda.

SUMBER:
https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/cara-diet-yang-salah/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here