BARUSJAM.Net- Mengenai peningkatan pendapatan daerah, pemerintah kabupaten (Pemkab) North Pener Paser (PPU) mengeluarkan pidato dalam bentuk membangun pabrik beras di salah satu lingkungan Babulu, Desa Sri Raharja.

Asisten Pemerintah Kabupaten PPU II Ahmad Usman menjelaskan, terkait perencanaan pembangunan penggilingan padi di Kecamatan Babulu, tepatnya di Desa Sri Raharja, tim terkait membentuk teks akademik yang menjadi divisi baru bagi Perusahaan Publik Daerah. Benuo Taka (Perumda), seperti Divisi Pertanian. "Itu telah menjadi divisi baru di Perumda Benuo Taka." dia berkata. Rabu, (3/6/2020).

Selain itu, dari divisi ini, pemerintah selanjutnya akan menyusun Peraturan Daerah (Raperda) bersama dengan partisipasi di ibukota, yang selanjutnya akan diserahkan ke PPU untuk Dewan Perwakilan Rakyat untuk Perwakilan Rakyat (RDPD) untuk studi lebih lanjut dan diskusi yang cermat. Setelah diskusi dan kesepakatan dicapai antara legislatif dan eksekutif tentang pembangunan pabrik beras, maka rancangan peraturan dapat dikonfirmasi. Dan Perumda Benuo Taka akan menerima tanggung jawab mengelola perusahaan.

"Mengenai partisipasi modal di DPRD, kami akan berkonsultasi lagi dengan teman-teman dari departemen hukum. Rancangan peraturan siap diajukan dan skala prioritas, "katanya

Dia berharap bahwa pembangunan pabrik beras dapat selesai pada tahun 2020, dengan mempertimbangkan fakta bahwa PPU juga menerima mandat dari pusat tersebut sebagai Modal Nasional (IKN) yang baru. "Karena dana investasi modal pada tahun fiskal 2020, kegiatannya diharapkan pada tahun 2020," harapnya.

Namun, penggilingan padi yang dikelola pemerintah dapat menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat karena, dengan kehadiran perusahaan, penggilingan padi tersebut dapat melumpuhkan penggilingan padi masyarakat yang relatif sederhana, mengatasi masalah yang dijelaskan oleh Ahmad Usman, kabupaten masa depan perusahaan. Babulu akan membentuk kontrak kerja, yang melalui kerja sama akan dapat memperoleh manfaat bagi kedua belah pihak. Dan dengan bekerja bersama petani, diharapkan hasil jual beli, termasuk produksi, dapat diputar dalam lingkup Kabupaten PPU. kondisi ini akan meningkatkan pendapatan daerah.

"Model kerja sama akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, karena model ini dapat dibahas," jelasnya.

jika kerja sama antara Perumda dan petani dapat dicapai, diperkirakan bahwa perusahaan beras dapat menghasilkan lima juta ton gabah per tahun.

"Bayangkan jika 1.000 hektar kerjasama jika lima ton, 1.000 kali kaitannya berarti lima juta kilogram biji-bijian." dia berkata

Dengan pabrik ini, pemerintah berharap dapat berkontribusi pada pendapatan daerah di kabupaten PPU. "Pemerintah berharap sumber daya yang ada di PPU, terutama di bidang pertanian, dapat memberikan nilai kontribusi bagi pendapatan asli daerah, yang hingga saat ini belum pernah ada di daerah lain," pungkas Asisten Pemerintah Kabupaten PPU II Ahmad Usman. (case / bp5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here